Oleh: elanvital2009 | Agustus 26, 2011

MOTIVASI: Rekor Kuliah di Enam Perguruan Tinggi Sekaligus

TULISAN ini saya buat bukan karena saya narsis,memuji diri sendiri,menyombongkan diri sendiri ataupun membanggakan diri sendiri. Tapi, semata-mata untuk menjawab pertanyaan dari teman-teman dan sekaligus memberikan informasi yang sebenarnya agar tidak salah tafsir.

Kenapa kuliah Merangkap?

Tahun 1973 saya diterima di Fakultas Ekonomi, Universitas Trisakti (FE Usakti),Jakarta. Saat itu menganut Sistem Paket dan Sistem Kenaikan Tingkat. Artinya, untuk naik tingkat ke tingkat II semua matakuliah semester I dan II harus lulus. Ternyata saya nyangkut di satu matakuliah. Konsekuensinya, selama satu tahun saya harus kuliah untuk satu matakuliah saja.

Daripada satu tahun cuma kuliah satu matakuliah, maka saya ikut tes dan diterima di Akademi Bahasa Aing “Jakarta” (ABAJ) untuk memperdalam bahasa Inggeris mengingat buku-buku di fakultas ekonomi banyak yang berbahasa Inggeris.

Tertantang kuliah lagi

Karena saya punya bakat di bidang sastera, tahun berikutnya saya ikut tes di Fakultas Sastera, Universitas Indonesia (FSUI) dan diterima. Saat itu saya mengambil jurusan filsafat. Di sini, saya mempelajari filsafat-filsafat ekonomi mulai dari jaman Yunani sampai jaman modern.

Akhirnya, tahun berikutnya saya menambah lagi kuliah di Fakultas Filsafat,UGM (FF-UGM), Yogyakarta dengan tujuan memperdalam ilmu logika atau epistemologi, terutama dalam kaitan logika-logika ekonomi. Ilmu ini sangat penting supaya bisa berpikir dengan benar dan tidak menggunakan logika untung-untungan seperti yang dipakai masyarakat pada umumnya.

Kemudian bertambah lagi, diterima di Fakultas Hukum, Universitas Indonesia kelas sore, untuk memperdalam hukum ekonomi perdagangan. Dan yang keenam, saya terdaftar di Fakultas MIPA, Universitas Terbuka (FMIPA-UT). Di sini saya memperdalam matematika ekonomi.

Jadi, keenam perguruan tinggi (PT) tersebut ada hubungannya dengan ilmu ekonomi. Yang pasti, saya selalu memilih PT yang terkenal dan bergengsi.

Bagaimana cara membagi waktu untuk kuliah?

Selama dua minggu saya kuliah di Jakarta. Pagi di FSUI, siang di ABAJ dan sore di FHUI Extension. FE Usakti saat itu jadwal kuliahnya tidak teratur, ada pagi,ada siang dan ada sore. Kemudian selama dua minggu kuliah di FF-UGM. Tiap hari Minggu ikut tutirial FMIPA-UT, baik yang di Jakarta maupun di Yogya. Kadang-kadang, untuk mengisi daftar hadir (absensi), saya titip teman sehigga syarat minimal hadir 60 persen supaya bisa ikut ujian bisa saya penuhi.

Ternyata tidak mudah

Waktu saya kuliah cuma di satu PT, saya merasakan betapa mudahnya. Jadi,kalau ada mahasiswa lulus S-1 pada usia 17 tahun, atau S-2 pada usia 20 tahun, atau mendapat gelar S-3 pada usia 25 tahun, bagi saya itu mudah. Dalam arti, tidak ada keistimewaannya karena banyak orang bisa melakukannya. Demikian juga kalau ada yang mendapat gelar penghargaan Profesor, itu juga tidak aneh. Di Indonesia ada ribuan profesor.

Juga aktif di organisasi mahasiswa

Di samping itu saya juga aktif sebagai sekretaris senat mahasiswa dan tahun berikutnya sebagai ketua BPM (semacam BEM). Jadi, bisa dibayangkan betapa sulitnya mengatur waktu. Kebetulan, dapat penghargaan sebagai Aktivis Mahasiswa Terbaik.

Rekor

Tapi saat itu, pada tahun tertentu saya harus kuliah di enam PT sekaligus, di dua kota sekaligus dan semua matakuliah lulus. Saya belum pernah melihat mereka yang S-1 pada usia 17 tahun, S-2 pada usia 20 tahun,dan S-3 pada usia 25 tahun atau yang punya gelar Profesor mampu melakukan apa yang saya lakukan, yaitu kuliah di enam PT sekaligus.

Otodidak

Ada beberapa ilmu pengetahuan yang saya pelajari secara otodidak,antara lain:

-politik

-psikologi

-ilmu komputer

-dll

Spesialisasi

Bidang ilmu yang saya dalami secara mandiri yaitu Ilmu Logika (silogisme dan epistemologi) dan butuh waktu 10 tahun.

 

Blog/website

http://feusakti.wordpress.com

http://abajakarta.wordpress.com

http://fsui.wordpress.com

http://ffugm.wordpress.com

http://fmipaut.wordpress.com

http://psikologi2009.wordpress.com

http://warnetindodata.wordpress.com

Tambahan: Saya memiliki 60 blog/website)

Yang pasti, kalau cuma kuliah di satu PT sih tidak sulit. Yang lebih pasti, kuliah di enam PT sekaligus, di dua kota sekaligus dan aktif di senat mahasiswa sekaligus,merupakan aktivitas yang memang sangat sulit.

 

Catatan:

-Sudah 31 tahun ini (sejak 1980 s/d 2011) saya belum pernah melihat ada mahasiswa lain mampu kuliah di 6 PT sekaligus, di dua kota sekaligus dan aktif di senat mahasiswa sekaligus.

-Maksud artikel ini yaitu membangkiitkan motivasi bagi siapa saja agar menciptakan rekor-rekor lain yang lebih hebat.

-Yah,sekadar berbagi pengalaman saja.Tidak lebih dan tidak kurang. Dan bukan maksud saya untuk membanggakan diri atau menyombongkan diri. Sebab, saya tak pernah menyangka mampu melakukan hal tersebut di atas. Saya juga menyadari, banyak orang punya rekor lebih bagus dari rekor yang saya miliki.

 

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger

 


Responses

  1. Keren….
    Sukses pak, sekarang jadi dosen?

  2. keren sekali sprti it
    mudh2n sy jg bsa

  3. bohong banget hidih

  4. saya ingin bertanya,apakah saya bisa kuliah di 2 kampus negeri sekaligus?Saya lulus di politeknik negeri dan apabila saya lulus ptn di kota saya,saya ingin mengambilnya juga.Apakah bisa?Tolong dibantu.Trimakasih

  5. super sekali

  6. Assalamualaikum min, di kelas saya kan dibagi dua kelas, A dan B, kalau misalnya saya minta izin ke dosennya buat ambil kelas berbeda gitu kira-kira diperbolehkan gak min, biar aku bisa kuliah double selama 1 minggu gitu ceritanya. Soalnya aku bener-bener ogah banget ama yang namanya titip absen, temanku gak bakal ada yang bersedia min. Terimakasih, wassalamualaikum.


Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: