Oleh: elanvital2009 | Oktober 26, 2012

TIPS : Mengelola Kunci Ombyokan

CERITA Bang Jokowi punya cerita lucu. Waktu sidak ke kantor camat/lurah, ternyata masih sepi.Semua pintu tertutup. Lantas datang petugas bagian buka-buka pintu. Bawa kunci se-ombyok (banyak sekali). Satu persatu kunci dimasukkan.Nggak cocok.Ganti kunci kedua,nggak cocok.Ganti kunci ketiga,nggak cocok,dst. Bang Jokowipun jalan-jalan sebentar. Ketika balik lagi, petugas masih belum bisa membuka pintu. He he he…Mbok ya tiap kunci dilampiri karton kecil bernomor dan pintunya juga diberi nomor. Jadi, kalau mau membuka pintu no.7, cari kunci bernomor 7. Sistem yangg sederhana begini saja nggak bisa, sih?

Langkah-langkahnya:

1.Masukkan semua kunci ke lubang kunci masing-masing

2.Di dekat lubang kunci, buat nomor urut dengan menggunakan spidol besar tinta permanen

Misalnya: 1,2,3,4,5,6…sampai terakhir.

3.Siapkan guntingan karton atau lembaran plastik tebal ukuran 2 CM X 2 CM dan bagian atas dilubangi (gunakan alat pelubang). Jumlahnya sama dengan jumlah kunci. Tulis angka 1 s/d jumlah kunci terakhir.

4.Masuk kunci no.1 dan karton no.1 ke alat memasukkan banyak kunci

5.Masukkan kunci no.2 dan karton no.2 dan seterusnya hingga kunci dan karton nomor terakhir.

6.Selesai.

Catatan:

Untuk lemari rak yang terdiri dari beberapa laci bisa diberi kode sbb:

Rak 1,Kode 1

Laci 1,Kode A

Laci 2,Kode B

Laci 3,Kode C

Laci 4,Kode D

Laci 5,Kode E

Sehingga

Rak 1 laci 1 kodenya  1A

Rak 1 laci 2 kodenya  1B

Rak 1 laci 3 kodenya  1C

Rak 1 laci 4 kodenya  1D

Rak 1 laci 5 kodenya  1E

Foto-foto:

Cara pertama:

Kunci ombyokan

Penomoran lubang kunci di pintu

Cara kedua

Kunci ombyokan

Penomoran lubang kunci di pintu

Nah, mudah sekali bukan?

Hariyanto Imadha

Sang Kreator dan Inovator


Kategori