Oleh: elanvital2009 | Maret 16, 2013

MOTOR : Nikmatnya Mengendarai Motor Berkanopi

MOTOR-NikmatnyaMengendariMotorBerkanopi-B

DI INDONESIA, motor berkanopi atau beratap tergolong sesuatu yang baru. Dan biasanya, sesuatu yang baru dianggap aneh, tidak lazim, salah, unik, tidak perlu, kreatif, inovatif , lucu ,menggelikan dan lain-lain tergantung sudut pandang masing-masing. Ada yang tertarik, ada yang setengah tertarik, ada yang belum tertarik, ada yang tidak tertarik dan ada yang biasa-biasa saja. Padahal, di luar negeri, antara lain di China, Jepang, Hongkong, Taiwan, Jerman, Italia, Swiss dan negara-negara lain , motor berkanopi merupakan hal yang biasa-biasa saja. Di Indonesia memang sudah ada yang membuat. Antara lain warga Yogya, Bogor, Bali, Tangerang Selatan, Tangerang, Cengkareng, Depok, Bintaro dan lain-lain. Belum begitu banyak. Perlu sosialisasi.

Apa sih kelebihan-kelebihan kalau mengendarai motor berkanopi?

Ada beberapa kenikmatan yang bisa kita rasakan.

1.Anti panas

Saat mengedarai motor berkanopi di siang hari dan panas terik luar biasa, ternyata justru terasa sejuk bagaikan menikmati udara gunung. Kenapa bisa begitu? Sebab, panas matahari ditangkis oleh kanopi bagian atas sehingga sinar matahari tidak mungkin mengenai pengendara. Sedangkan angin yang berembus di bawah kanopi akan menjadi netral dan dingin. Itulah sebabnya, saat panas terikpun, di bawah kanopi motor terasa nyaman dan sejuk.

2.Anti hujan

Saat pengendara motor lainnya sibuk memakai mantel hujan atau bahkan berteduh, pengemudi motor berkanopi tidak perlu repot-repot mengenakan mantel hujan. Terus melaju dengan nyaman. Kaca depan bisa diperlebar secara manual dari 60 cm menjadi 80 cm menyebabkan air hujan dari depan tidak mungkin mengenai tubuh pengemudi. Kanopi atas bisa diperlebar dari 50 cm atau 60 cm bisa diperlebar secara manual hingga 100 cm (lebih lebar dari payung) hingga tubuh pengemudi, dari kepala hingga tumit tidak kehujanan. Hanya kaki bagian bawah yang bisa terkena tampias hujan. Bisa diatasi dengan cara memasang “fairing” (pelindung kaki dari tampias hujan). Tidak masalah.

3.Anti angin

Kemiringan kaca depan 45 derajat merupakan syarat aerodinamika yang ideal. Dampak turbulensinya sangat kecil, yaitu hanya satu detik. Sedangkan angin dari depan dibuang ke atas bagi kaca yang rata dan dibuang ke kanan-kiri bagi kaca yang cembung. Sehingga pengemudi tidak terkena angin keras, kecuali angin yang bertiup lembut.

4.Anti debu

Kaca depan juga berfungsi melindungi pengemudi dari debu. Apalagi di musim kemarau, banyak jalan berdebu yang sangat mengganggu pengendara motor. Namun dengan menggunakan kanopi motor, debu-debu itu dibuang ke atas atau ke kanan-kiri sehingga pengemudi motor tidak terkena debu.

Kelebihan-kelebihan lainnya

1.Cocok untuk motor dua roda maupun motor tiga roda

2.Tidak perlu takut polisi karena tidak melanggaru UU Lalu Lintas No.22 Tahun 2009

3.Tidak perlu takut angin sebab kanopi motor sudah memperhitungkan faktor aerodinamika

4.Kanopi motor sangat ringan sehingga tidak merepotkan pengendara

5.Kanopi motor sangat mudah pemasangan dan pembongkarannya

6.Cocok untuk semua motor bebek, baik matik maupun nonmatik. Apapun merek, jenis dan tipenya.

7.Harganya juga terjangkau. Mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 5 juta tergantung bahan dan modelnya.

8.Mudah perawatannya

9.Menambah penampilan motor menjadi unik

10.Bisa dilipat, sehingga mudah dibawa, ditenteng dan mudah dikirim ke berbagai kota di Indonesia melalui TIKI atau jasa pengiriman lainnya.

Cocok untuk segala keperluan

Cocok untuk ke kantor, ke kampus, ke sekolah, untuk berjualan keliling, untuk tukang ojek, untuk pribadi, untuk dalam kota maupun luar kota. Bahkan sangat cocok buat yang mudik Lebaran memakai motor. Melindungi panas, hujan, angin dan debu berarti melindungi pengemudi dan pembonceng dari kemungkinan terkena penyakit. Kanopi motor, melindungi kesehatan Anda.

Informasi selengkapnya di:

http://tokoonline9999.wordpress.com

Semoga bermanfaat

Hariyanto Imadha

Creator & Innovator

SMS Only: 081-330-070-330


Kategori

%d blogger menyukai ini: